Sabtu, 23 September 2017

Cerita itu berawal dari pertemuan dengan komunitas


Belajar dari pengalaman orang yang lebih tua dari kita bahwa 
"Tak ada kata terlambat dan menua untuk belajar"
Menyambung petikan kalimat di atas, sepintas mengingat pada nasehat Ayahanda jika belum berhasil di dunia akademik dan pekerjaan maka geluti bidang lainnya lagi, seperti berniaga atau berdagang barangkali. Turuti kata hati, bekerjalah sesuai apa yang disukai dan lakukanlah apa yang menjadi minatmu tetapi tetap dikerjakan dengan sepenuh hati. Tak dapat dipungkiri lagi apabila materi ikut menghampiri.

Cari ilmu sebanyak-banyaknya dan gapai cita-cita setinggi langit. Belajar boleh dengan siapa saja, perkaya pengalaman apapun dan dimanapun sebagai bekal kehidupan kelak. Selama itu berada pada koridor yang jelas dan positif maka jelas akan menuai manfaat. Apalagi bisa mempengaruhi dan dirasakan oleh orang banyak.

Senin, 21 Agustus 2017

[Event] Menyelami Seluk Beluk Profesi Sulih Suara Lewat In House Training BRID #2


Apakah kamu hobi nonton tv? Kalo dijawab secara pribadi
 sih saya hobi ya. Tapi dalam sehari bisa dihitung dengan jari. Paling-paling pas akhir pekan aja ya pas di rumah kumpul sama keluarga?
sih saya hobi ya. Tapi dalam sehari bisa dihitung dengan jari. Paling-paling pas akhir pekan aja ya pas di rumah kumpul sama keluarga?
Biasanya tayangan apa saja yang kamu tonton? FTv Turki, drama Korea, kartun atau animasi, telenovela atau film Bollywood? Jika kita lihat tidak sedikit kan beberapa tontonan yang disuguhkan tadi berasal dari negara tetangga, bahkan hingga ke ranah Asia, Eropa dan Amerika. Namun tak banyak pula dari kita yang mengerti akan bahasanya, sehingga kerap kali kesulitan untuk bisa mengerti apa yang dibicarakan oleh para pemainnya dan akhirnya banyak stasiun televisi yang mengalihbahasakan beberapa program hiburan yang menggunakan bahasa asing tadi.

Oleh karena itu, dibutuhkan peran seorang pengisi suara atau yang akrab dijuluki Dubber. Belajar dubbing ternyata seru sekaligus menantang lho.

Penasaran?

Nah, kebetulan pekan lalu Sabtu (12/8) saya berkesempatan mengikuti lokakarya (workshop) atau semacam pelatihan singkat untuk pemula yang ingin lebih tahu tentang dunia dubbing nih.

Kiri - Kanan: Founder BRID, Founder RIAT dan Dubber Senior Agus Nurhasan (dok. BRID)

Bersama dengan rekan-rekan Blogger yang lain saya berkesempatan hadir dan mengikuti kelas berkonsep In House Training: Dubbing dan Voice Over ini.


Selasa, 04 Juli 2017

Platform Berpendapat Ala Opini.id Kini Luncurkan Aplikasi Mobile

Apa itu OPINI?
Deskripsi: dok milik akun Opini.id atas nama Atanasi Rian

Opini.id sudah diperkenalkan sejak Oktober 2014, yang merupakan kombinasi antara platform berita dengan sosial media via laman atau situs web. Sesuai dengan tujuan awal dibentuknya OPINI hadir sebagai tempat berkumpul generasi muda yang memiliki kepedulian yang sama. OPINI didirikan oleh perusahaan PT. Global Visi Media Networks.

Tujuan yang diharapkan OPINI yaitu untuk memudahkan interaksi dan meningkatkan intensitas pengguna (user) dalam berpendapat atau mengeluarkan opini mereka, menulis sebuah artikel hingga melakukan voting atas suatu topik pilihan, baik terkini maupun terpopuler. Dengan begitu interaksi OPINI yang ingin disampaikan antar pengguna akan terbentuk. Apalagi Opini tentu saja menjadi media dalam membagi informasi terkini dalam bentuk foto maupun video.

Aplikasi Mobile Opini.id

Bagai peribahasa lain lubuk lain ilalang, berbeda dari yang dulu apalagi dengan yang sekarang. Mulai dari tahun 2016 perlahan OPINI betransformasi selain merubah identitas aselinya dari yang semula   memiliki warna oranye kemudian berubah menjadi hijau. Selain itu topik dari konten yang dibuat terasa jauh lebih kreatif dan insightful, dapat berupa informasi, video blog (vlog berdurasi singkat) maupun listicle (list article).

Belum cukup sampai di situ kini Opini.id pun melebarkan sayap mempermudah para penggunanya dengan meluncurkan versi berbasis mobile apps. Masih sama seperti situs Opini.id, para penggunanya juga diharuskan mengisi kolom Daftar atau Masuk dengan akun sosial media seperti Facebook atau Twitter terlebih dahulu. Melalui bantuan aplikasi juga berlaku hal yang sama, interaksi yang terjadi antar pengguna dapat berupa memberi tanggapan dengan komentar, opini hingga melakukan voting dalam bentuk memberikan rating dan polling.

Masih segar dalam ingatan beberapa tahun silam saya diundang oleh seorang teman sesama blogger untuk mengikuti beberapa diskusi di kantor OPINI yang beralamat di Wisma 77 gedung II. Kali ketiganya saya beserta rekan-rekan blogger yang lain kembali diundang oleh pihak OPINI untuk mengikuti sesi FDG (Forum Discussion Group) dalam rangka mengumpulkan masukan, aspirasi baik dalam bentuk kritik dan saran serta ide. Dengan harapan feedback dari para pengguna untuk meningkatkan perbaikan mutu user experience pada aplikasinya.

Menulis di Opini.id
Untuk bergabung menjadi anggota Opini.id terbilang mudah. Hanya cukup dengan mendaftar terlebih dahulu melalui akun email atau sosial media seperti Twitter dan Facebook. Jika sudah berhasil dapat melanjutkan untuk memulai menulis. Mulai dengan mengeklik topic dan ikon pensil kita sudah bisa menumpahkan opini kita atau membuat artikel yang menarik. Ada 3 pilihan fitur di bagian konten yaitu voice opinion, create article dan ask the crowd.

Beberapa kelebihan dari aplikasi Opini.id, di antaranya:

  1. Lebih mudah dalam mengunggah (upload) foto, karena belum banyak detail seperti pada aplikasi blog lain, misalnya munculnya keterangan atau deskripsi foto
  2. Adanya pembatasan jumlah karakter dan huruf dalam menulis. Seringkali kita dihadapkan kesulitan untuk menemukan ide atau menyusun kata dalam sebuah kalimat panjang pada banyak paragraf. Khusus bagi para penulis artikel atau blogger pemula seperti saya, Opini.id sangat membantu
  3. Artikel mudah untuk disebarluaskan, tidak hanya akun sosial media seperti tapi juga sosial chat (perpesanan) seperti Whatsapp 
  4. Tetap memiliki keotentikan tersendiri dibandingkan platform citizen journalist lain yang sejenis.

What's New?
Per tanggal 28 Juni 2017 ada beberapa hal baru dari aplikasi Opini.id. Apa saja sih itu?

  • Fitur "Polling Hari Ini" dimana berisikan polling pilihan untuk mengisi hari kalian
  • Setiap topik yang disebar oleh user (pengguna) lain dapat mencantumkan nama kita
  • Mulai bisa menyunting cover topik dan deskripsi topik tersebut.
  • Reset password (kata sandi) dan ubahnya jadi jauh lebih mudah


Penasaran dengan aplikasi Opini.id? Langsung aja diunduh aplikasinya melalui Playstore dan Appstore.
Jika memiliki pertanyaan seputar OPINI dapat menghubungi kontak email (surel) di info@opini.id

Kamis, 22 Juni 2017

Gadget Squad X Coolpad Cool Dual

Sumber: dok. Admin Komunitas Gadget Squad

Satu lagi merek ponsel pintar terkemuka keluaran pabrikan negeri Tiongkok masuk pasar tanah air. Seakan ingin menandingi beberapa kompetitor kawakan lain, salah satu merek dagang smartphone Coolpad ingin mencoba peruntungan dengan menyuguhkan konsep andalan fitur Kamera pada produk terbarunya.

Sejalan dengan hal tersebut, pekan lalu (16/6) Komunitas Gadget Squad di bawah bendera Selular.id menggelar acara bertajuk "Gathering Gadget Squad Bareng Coolpad" di The Hook Resto & Bar di bilangan Senopati, Jaksel. Acara ini didukung penuh oleh pihak Coolpad Indonesia.

Selain kopdar (kopi darat) rutin bulanan dan temu kangen antar anggota Gadget Squad se Jabodetabek sekaligus memperkenalkan produk terbaru Coolpad dengan tipe Cool Dual. Kami diberi kesempatan untuk merasakan pengalaman menggunakan ponsel canggih ini. Kemudian sesi diakhiri dengan buka puasa dan mengabadikan momen foto bersama.

Deskripsi foto: Sesi Pengalaman Pengguna (User Experience Session) (sumber dok Admin G-Squad)
Seperti diketahui spesifikasi Coolpad Cool Dual hadir dengan resolusi kamera belakang 13 Megapiksel dan depan 8 Megapiksel. Ada yang menarik selama sesi user experience berlangsung, dengan seksama kami menyimak instruksi yang dipaparkan oleh pihak Coolpad, tanpa perlu pikir panjang kami pun mencoba praktik langsung (hajar bleh!) beberapa pengaturan fitur kameranya.

Saya diajari oleh tim pengembangan produk (development product) Coolpad Indonesia bagaimana cara memaksimalkan beberapa efek kamera agar hasil fotonya lebih WOW dan OKE banget! Sontak saya dibuat kagum sewaktu pertama kalinya menjajal efek bokeh yang disematkan pada ponsel tersebut. Hanya dalam hitungan detik saja seperti membaca mantra Abakadabra! dan voila.. saya pun puas begitu lihat hasilnya yang menakjubkan, sudah seperti menggunakan kamera profesional.

Sumber foto: Dokpri

Seperti pada foto yang saya ambil di atas menggunakan pilihan mode SLR dan fokus terletak pada objek model dengan membuat efek bokeh sehingga seolah-olah latar (background) serta keadaan sekeliling objek terlihat berbayang atau kabur (blurry).

Tidak berhenti di situ saja yang tak kalah serunya adalah ketika mencoba efek Macro dimana objek foto yang kelihatan kecil jadi tampak lebih jelas dan nyata dengan syarat mendapat cahaya yang cukup.
Deskripsi: Hasil jepretan Cool Dual menggunakan efek foto Macro pada Objek yang lebih kecil (dokpri) 

Kemudian tampilan pada kamera depannya yang beresolusi sebesar 8 Megapiksel ini juga dilengkapi dengan fitur Auto Face Beautification, dimana secara langsung mampu mendeteksi dan mengadaptasi ekspresi wajah untuk dipoles agar tampilan foto lebih memukau, seperti pada hasil foto di bawah ini.

Deskripsi: Fitur kamera depan saat berswafoto (dokpri)


Bisa dilihat sendiri bukan bagaimana hasilnya?

Meski ketika gambar foto diperbesar (zoom-in) masih muncul guratan-guratan atau berupa garis halus, tapi tidak mengurangi kepuasan pada hasil akhirnya sama sekali. Sebagai tips, sejujurnya saja saya tidak perlu memakan waktu yang lama kok atau bahkan mengharuskan posisi presisi saat menjepret karena fitur rear dual cameranya sangat membantu sekali untuk penyuka foto instan (one take okay) dengan atau tanpa konsep atau tema foto yang jelas sekalipun.

Senin, 05 Juni 2017

Kajian Toponim Demi Terciptanya Kedaulatan Bangsa

Sumber: dok @ngobroltempo

Kira-kira beberapa tahun silam sempat gempar negeri ini dibuat panik kala pulau terluar yang dimilikinya coba direnggut oleh bangsa lain. Sipadan dan Ligitan merupakan dua pulau yang diakui oleh negara tetangga kita yaitu Malaysia.

Tahun 2002 cara pandang perlahan dirubah, publik seperti dibangunkan dari tidur panjang sebab mendapati kenyataaan banyak pulau yang wajib mendapat perhatian ekstra dan harus segera didata. Hal ini menjadi penting karena berkaitan dengan batas wilayah strategis milik negara yang menyangkut kedaulatan bangsa. Dari sini lah kita akan mengetahui sampai dimana batas negara dan luas wilayah negeri ini sebenarnya.

Ribuan pulau anonim dan Peran Toponim

Publik sekarang ini cerdas dan pemerintah pun harus tanggap dengan memberi informasi secara benar terkait jumlah pulau yang dimiliki Indonesia secara akurat. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman, Indonesia memiliki kurang lebih 17.500 pulau. Sementara, data resmi yang dikeluarkan oleh United Nations atau Dewan PBB hanya mencatat sebanyak 13.466 pulau, dan dari semua data itu sudah valid. Sisanya belum atau dengan kata lain masih anonim.

Mengingat PBB hanya mengakui daftar pulau sebuah negara bila daftar tersebut lengkap dengan nama dan posisi pulau, bukan sekadar persoalan penyebutan jumlah saja. Sesuai dengan ketetapan yang telah diatur oleh PBB maka terdapat beberapa pedoman dalam penerapan kaidah toponimi. Penetapan yang dibakukan secara internasional berpijak pada pembakuan penyeragaman setiap negara dan sekurang-kurangnya mempergunakan nama lokal.

Standarisasi topinimi tidak hanya berlaku untuk wilayah daratan (terestrial) saja, tetapi juga dalam penamaan lautan dan unsur-unsur geografisnya (toponym maritime). Sebuah peta yang mengandung toponimi menjadi alat komunikasi baik itu nasional maupun internasional, untuk menentukan beragam kebijakan regulasi nantinya.

Deskripsi: Moderator diskusi dan para pemateri yang telah hadir (dok. Tempo Co)

Maka untuk membahas beberapa poin tersebut di atas, utamanya dalam hal topinimi, Badan Informasi Geospasial (BIG) bekerjasama dengan Tempo Online mengadakan diskusi tentang Toponim Untuk Negeri Berdaulat yang diselenggarakan pada 26 Mei 2017 di Beka Resto, Balai Kartini, Jakarta. Goals atau tujuan diadakannya kegiatan ini merupakan untuk mendiskusikan sekaligus menjawab tantangan dan membahas solusi terkait dengan strategi toponimi ini sendiri.

Obrolan santai dan hangat ini dimoderatori oleh Gabriel Titiyoga selaku staf redaksi kompartemen Sains dan Teknologi Tempo.Co dengan mengundang narasumber beberapa praktisi ahli dibidangnya sekaligus pemangku kepentingan yang kompeten, di antaranya Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim Badan Informasi Geospasial, Ida Herliningsih, M.Si, Direktur Topinimi dan Batas Daerah Kemendagri Dr. Tumpak H. Simanjuntak, MA dan Prof. Dr. Multamia RMT Lauder, Mse, DEA dari Departemen Linguistik Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Dalam diskusi bersama rekan-rekan media berlangsung selama kurang lebih 2 jam ini dibahas mengenai kepulauan atau pulau-pulau untuk melengkapi data yang akurat serta pengetahuan terkait dengan pulau tersebut. Pendudukan de facto (secara nyata) terhadap pulau itu melalui proses penamaan melibatkan masyarakat lokal di sekitar pulau tersebut.

Deskripsi: Suasana dalam diskusi bersama dengan rekan media di Beka Resto (dokpri)

Sebagai gambaran, prosedur internasional penamaan sebuah pulau atau daerah menetapkan syarat visitasi (kunjungan) pulau. Syarat ini tercantum dalam Resolusi PBB via United Nation Group of Expert on Geographical Names (UNGEGN) Nomor 4 Tahun 1967 Rekomendasi B dan C tentang pengumpulan nama-nama rupabumi dan pemrosesan datanya.

Ruang Lingkup Kajian Toponimi

Dalam proses penamaan, nama baru dianggap sah jika diucapkan oleh masyarakat lokal sekurang-kurangnya 2 orang. Jadi, setiap pulau yang didatangi, tokoh adat/ masyarakat penghuni (setempat) harus diwawancarai soal nama, kemudian diverifikasi lagi dengan anggota masyarakat lain di pulau itu atau tetangganya.

Proses verifikasi ini diperlukan karena pengucapan nama pulau dipengaruhi oleh bahasa lokal setempat. Karena itu, ucapan nama direkam dengan tape recorder atau handycam. Untuk memperkuat ejaan, masyarakat kadang diminta menuliskan sendiri nama pulaunya. Selanjutnya, posisi tersebut dipetakan dan dilengkapi beberapa pengumpulan data penunjang lain. Kemudian data dikelompokkan per kabupaten atau kota sampai provinsi.

Pentingnya proses penamaan pulau itu sangat strategis karena berkaitan dengan kedaulatan Indonesia di mata Internasional. Semakin tinggi validitas data, semakin bisa dipertanggungjawabkan, dan tentunya akan menjadi basis penting untuk pengambilan kebijakan selanjutnya, guna pengembangan potensi pulau, lautan, dan unsur-unsur geografisnya. Misalnya untuk pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

Kelengkapan dan akurasi data pulau, lautan, dan unsur-unsur geografis juga penting sebagai strategi pertahanan dan keamanan dari potensi tindak kejahatan di sekitar laut seperti misalnya perompak, illegal fishing dan sebagainya serta potensi gejolak sosial politik. Data ini juga menjadi basis penyusunan kebijakan pembangunan kawasan tertinggal, mempercepat tindakan bantuan apabila terjadi suatu bencana, penataan wilayah laut, serta pengelolaan kawasan pulau-pulau kecil ataupun manfaat strategis lain.

Survei sebuah pulau, lautan, dan unsur geografisnya butuh kerja sama antara mereka yang memiliki pengetahuan dalam hal ini riset ilmuwan, masyarakat setempat serta beberapa instansi berwenang yaitu pemerintah daerah dan pusat.

Selasa, 30 Mei 2017

Martabak Factory: Bukan Sekadar Martabak Biasa

Deskripsi: Foto Food Blogger bersama Menu Martabak Factory (dok. Blogger Cihuy)
Kenapa martabak itu istimewa?

Martabak merupakan tolok ukur suatu penanda keberlangsungan perekonomian rakyat. Pertama, martabak bukan makanan primer. Menurut pengamatan saya sih martabak tidak bisa diganti dengan makanan pokok seperti nasi. Kedua, harga martabak terbilang tidak murah, karena terbuat dari bahan baku telur dan tepung terigu. Adapun bedanya martabak mini yang biasa dijual di pinggiran jalan memang cuma 4 ribuan. 

Tapi sekarang martabak dengan ukuran wajar saja sudah berkisar antara 20-30 ribu untuk topping standar seperti coklat bertabur kacang dan keju atau telor. Artinya, ketika masih ada yang mampu untuk membeli martabak, berarti ada uang berlebih yang menandakan perekonomian baik kan. 

Nah, bagaimana jika harga martabaknya tembus seratus ribu rupiah lebih, yang beli ngantri pula? Dari sini bisa kita tarik kesimpulan bahwa perekonomian masyarakat Indonesia, Jakarta khususnya, berada dalam kategori 'the have' bukan?
Sejarah Martabak Premium

Sesuai permintaan pasar, lama kelamaan muncul kombinasi martabak premium dengan topping yang tak kalah premium dan tiba-tiba mengguncang dunia permartabakan Indonesia. Sebagaimana kita ketahui bersama sekarang martabak jenis ini sudah ada di banyak tempat dengan aneka kombinasi. Sebagai gambaran harga, untuk martabak manis komplit reguler (dengan margarin) dijual seharga SERATUS SEPULUH RIBU RUPIAH! 

Yang spesial pakai Wysman bahkan menembus 135 ribu rupiah. Apalagi kalau mau yang jadi buah bibir (trending topic). Beuhh harganya selangit! Contohnya martabak dengan varian topping Toblerone ukuran reguler saja harganya Cepek ceng, yang spesialnya 125 ribu. Apalagi kalau sudah pakai varian rasa yang aneh-aneh seperti Ovomaltine, bisa tembus sampai 200 ribu. Whoa, MARTABAK apa itu harganya 200 RIBU? Edaaaann!

Martabak Factory

Sejujurnya saja sih kalo boleh curhat saya tak sengaja hendak menjadi seorang yang lihai dalam mengulas makanan (food review) khususnya martabak. Kalaulah postingan ini tidak begitu menarik itu artinya memang artikel saya ini masih selevel amatir. He he he. Bukan pula karena saya penyuka martabak kemudian lantas penasaran untuk mampir. Kalo kata generasi millenials mah, coincidence! Serba pas lah pokoknya. Pas lagi kengelihan (lapar) eeh kebetulan ada yang undang makan-makan enak. Istilahnya P3K (Pertolongan Pertama Pada Kelaparan).

Deskripsi: Tampak depan Outlet Martabak Factory (dok Blogger Cihuy)
Pada 17 Mei lalu saya dan rekan-rekan dari Blogger Cihuy berkesempatan untuk menyambangi sebuah outlet martabak di bilangan Tebet, Jakarta Selatan. Kami memenuhi undangan Mbak Ika selaku pemilik outlet yang diberi nama Martabak Factory. Tempat yang sangat direkomendasikan untuk menikmati berbagai sajian martabak dari mulai varian martabak manis dan gurih dengan harga yang sangat terjangkau dan rasanya yang tak kalah istimewa.

Deskripsi: Foto Pemilik Martabak Factory Ika Hendrani bersama band ElectroGuns (dokpri)

Sore itu kami tidak sendirian, tak sedikit rekan-rekan media yang meliput, termasuk kehadiran food blogger yang turut pula memeriahkan acara. Kami juga sempat mengabadikan momen spesial karena bertepatan sekali dengan peluncuran single perdana sebuah kelompok musik beraliran Electronic Dance Music (EDM) yang bernama "ElectroGuns". "Call Me B4 Midnight" menjadi sebuah judul lagu perdana andalan band yang diciptakan dan diproduseri sendri oleh DJ Stroo.

Sebuah komposisi musik elektronik dari band musik yang digawangi oleh DJ Stroo dengan spesialisasi Controller, Sampling dan Electronic Percussion bersama dengan Ana Livian sang penabuh drum dan backing vokal dan Syanti Nova sebagai vokalis utama, gitaris dan pemain flute. ElectroGuns sendiri dibentuk pada tanggal 9 Maret 2017 yang bertepatan dengan Hari Musik Nasional. Sebuah band atau grup musik tidak lepas dari peran manajemen. Grup beranggotakan 3 orang ini berada di bawah bendera THINK Management.

Deskripsi: Foto outlet Martabak Factory dilihat dari lantai 2 (dok. Blogger Cihuy)

Martabak Factory sendiri telah didirikan pada tanggal 18 Februari 2015, yang semula berada di Jalan Tebet Utara I No. 50 C. Berbagai inovasi terus dilakukan oleh Ika seiring maraknya variasi martabak dengan aneka topping dan taburan ini. Sesuai dengan tagline outletnya yaitu"Nongkrong Belum Lengkap Tanpa Martabak" seperti mengingatkan kita akan iklan coklat ya? Dari segi slogan saja kalimat ini tidak asing di telinga kita, bertujuan supaya selalu mudah diingat oleh para pelanggan.

Dari segi kapasitas tempat duduk (seat) mampu menampung hingga 100 orang pengunjung per harinya, tersebar di lantai dasar dan juga di lantai dua. Beberapa fasilitas juga tersedia di tempat ini seperti berupa musholla, dilengkapi juga dengan proyektor dan sound system, aneka permainan (board game) dan koleksi buku serta akses internet gratis (free wi-fi).

Jam operasional outlet martabak yang kini berlokasi di Jl. KH. Abdullah Syafei No. 37, Tebet ini buka pada hari kerja/ weekdays (Senin - Jum'at) mulai pukul 11.00-02.00 dan khusus Sabtu dan Minggu/ weekend (Sabtu dan Minggu) baru dibuka sore hari pada pukul 16.00-02.00. Martabak Factory siap melayani anda hingga midnite (lewat tengah malam)

Berbagai varian menunya pun sangat menggoyang lidah mulai dari martabak asin dan juga manis;

Untuk varian martabak manisnya ukuran yang paling besar disebut Grande dengan diameter mencapai 28 cm dibanderol dengan harga Rp. 50,000 - Rp. 125,000 (customized) tergantung permintaan atau request pelanggan.

Deskripsi: Foto Contoh Menu Martabak Manis Grande Mix 10

Fyi, yang paling disukai di tempat ini (best seller) di sini ada Martabak Manis berukuran Grande dengan Mix 8 (gabungan 8 rasa), Mix 10 (gabungan 10 rasa) dan Super Choco.

Ada juga ukuran yang lebih kecil dengan diamater 12 cm. Dari segi harganya pun lebih merakyat, berkisar antara Rp. 13,000 - Rp. 30,000 dan yang sangat direkomendasikan Martabak Manis Mini Ketan Hitam, Cheese Oreo, Mini Choco Berry. Disertai juga berupa extra topping (dengan es krim) di antaranya dengan Es Krim Vanilla, Chocolate, Strawberry dan Green Tea. Dijamin lebih segar dan lumer di mulut.

Deskripsi: Foto Contoh Menu Martabak Manis Mini (dokpri)
Martabak asinnya terdiri dari martabak telur dan mi, dibanderol dengan kisaran harga Rp. 30,000-60,000. Untuk ukuran yang paling besar yaitu Grande Meatlover hanya seharga Rp. 120,000. Sangat terjangkau bukan? Sama seperti martabak manis, martabak asin pun mengeluarkan varian mininya dengan diameter serupa, 12 cm berkisar dari harga Rp. 30,000-40,000 dan yang jadi primadonanya tentunya ada rasa Mini Tuna Mayo dan Cheese Burger.

Deskripsi: Foto Contoh Menu Martabak Telur Mozzarella

Tak hanya martabak saja yang ditawarkan. Ada pula menu-menu makanan berat lain yang siap memanjakan perut kamu (food craving). Menu seperti nasi goreng, ayam, bakso, iga penyet, gurame/ ayam lada hitam, gurame/ ayam saus mentega, Mie Melayang, Seblak, Dimsum dan lain lain.

Deskripsi: Foto menu Gurame Lada Hitam (dokpri)

Makan enak belum lengkap tanpa pendamping setianya yaitu minuman. Pilihan menu minuman yang tersaji di outlet ini tak kalah istimewanya. Martabak Factory menyediakan teh hangat, ada pula kopi hitam yang pas untuk dinikmati selagi panas yang lokal didatangkan langsung dari beberapa daerah di Indonesia. Ada pula pilihan jus buah segar dan soda.

Penyajian di Martabak Factory seperti martabak pada umumnya namun lebih rapi plus wadah yang sesuai dengan ukuran yang telah disediakan, hanya ukurannya bisa 1,5 kali dari martabak pinggir jalan pada umumnya.

Alarm atau peringatan bagi saya setiap habis konsumsi martabak adalah waspada perut begah/ magteh. Maka, jangan sekali-kali deh coba makan sendirian. Martabak yang ukuran mini aja bagi saya udah kenyang banget, apalagi yang ukurannya Grande alias Jumbo macam nestapa kaum jomblo begini. Bisa eneg beneran, kalau sendirian! Jadi biasakan makan bareng-bareng (makbar), entah sama keluarga, teman, pacar, tunangan, istri orang, pacar orang, selingkuhan orang, dan lain-lain. Monggo, sok aja atuh. Ya, walaupun pamali. Hehe

Catatan:
Menyambut bulan ramadhan Martabak Factory juga merubah jam operasionalnya, yaitu sebagai berikut:

Senin - Jumat: pukul 11.00 - 16.00 (khusus Take Away, Go Food dan Grab Food saja)
                        pukul 16.00 - 02.00 (dibuka untuk pengunjung)
Sabtu - Minggu: pukul 16.00 - 02.00 (dibuka untuk pengunjung)

Deskripsi: Contoh Menu Paket MARBAYA 2 (dok. www.martabakfactory.com)

MF juga mengadakan promo istimewa dengan mengeluarkan Paket MARBAYA (Martabak, Bakso dan Ayam) untuk 2 orang seharga Rp 40.000/ porsi dan jika untuk 4 orang hanya seharga Rp 37.500/ porsi. Lebih hemat hingga 22% dibanding harga normal biasanya. Dan pastinya menyediakan ta'jil gratis selama pukul 16.00-19.00.

Jadi, wahai food lover, foodies, penikmat makanan enak dimana pun berada, wabil khusus penikmat martabak, kurang afdol kiranya kita menikmati martabak ketje di mall terkemuka dan resto ternama sebelum kita menikmati Martabak Factory. Yuk! Yuk! Yuk!

Pemilik Usaha: Ika Hendrani
CP (087774641100)

Deskripsi: Foto penampang peta lokasi/ gmaps Martabak Factory (dok. Blogger Cihuy)

Lokasi: Jl. Abdullah Syafei No. 37, Tebet, Jakarta Selatan
Hotline: HP: 081288001095 untuk layanan pesan antar/ delivery order 

Pantau terus promo dan update menu terbaru Martabak Factory dengan follow akun sosmed Martabak Factory
FB/ Twitter/ IG : @MartabakFactory atau dengan mengunjungi websitenya di www.martabakfactory.com. Bisa juga kirim saran dan kritik atau pesanan kamu ke martabakfactory@gmail.com

Kiat-kiat Menulis Konten Bagi Pemula

Sumber: https://www.thinkcept.com
Perkembangan dunia daring atau yang melekat dengan dunia internet menyuguhkan berjuta peluang. Salah satu bidang yang banyak diminati saat ini adalah dunia tulis menulis secara daring, atau dikenal dengan istilah blogging. Tidak sedikit orang yang berhasil karena menggeluti bidang tersebut, karena mereka dikenal sebagai orang-orang kreatif selalu ulet, rajin, tekun, dan terus berusaha tak mengenal lelah.

Dunia blogging terbilang sukar-sukar gampang. Tetapi sekali saja menekuni bidang ini dijamin bikin kamu ketagihan. Banyak yang telah berhasil dan melejit dengan menekuni profesi ini tapi ada juga yang biasa-biasa saja karena menganggapnya hanya sebagai hobi atau pengisi waktu luang saja. Berbagai pilihan juga tersedia di bidang ini seperti menjadi seorang penulis untuk pemilik web atau blog, atau istilah populernya dikenal sebagai content writer.

Sumber: https://www.koozai.com/blog/content-marketing-seo/content-writer-vs-copywriter-whats-the-difference/
Aktifitas menjadi penulis konten ini juga tak kalah ketimbang dengan memiliki web atau blog pribadi, bahkan tak jarang seorang content writer juga dapat meraih kesuksesan sesuai apa yang mereka impikan.

Ada beberapa kiat bagi seorang yang ingin menulis kreatif, terutama yang masih pemula (seperti saya) yang sedang menapaki dan terjun ke dalam aktifitas ini dan seringkali menemui kebimbangan tentang apa yang harus ditulis, atau bagaimana tulisan tersebut hingga viral atau diminati khalayak.

Perlu diingat, karena tugas yang utama bagi seorang penulis konten adalah menyediakan artikel bagi pemilik web atau blog (yang selanjutnya disebut sebagai klien), seorang penulis kreatif harus mampu memenuhi tuntutan yang diberikan oleh klien tersebut.

Nah, apa saja sih kiat yang perlu diperhatikan oleh seorang penulis konten pemula?

Beberapa kiat di bawah ini mungkin bisa menjadi insight dan membantu para content writer lebih berkembang dan sukses di kemudian hari.

Sumber: https://www.contentfac.com/how-much-does-professional-web-content-writing-cost/
1. Pertama, seorang content writer harus tetap berpijak pada fakta bahwa web atau blog milik klien adalah disediakan sebagai informasi untuk orang lain. Seorang content writer harus berpikir realistis bahwa artikel tersebut milik orang lain dengan begitu artikel yang ditulis tetap informatif dan terjaga kualitasnya.

2. Kedua, klien yang datang pada seorang content writer biasanya akan menyertakan keyword yang harus disertakan ke dalam artikel. Yang perlu diperhatikan bagi content writer adalah, meskipun keyword diperlukan sebagai salah satu teknik untuk memperoleh jumlah trafik, namun seorang content writer harus tetap memperhatikan kualitas dan tidak boleh terlalu fokus kepada keyword semata. Ingat, fokus pada informasi yang ditawarkan bukan pada keyword.

3. Ketiga, seorang content writer adalah seorang penulis yang menulis artikel informatif, dan bukan fiksi. Maka, pengetahuan tentang bagaimana cara menulis dengan gaya jurnalistik akan sangat berguna bagi para content writer pemula. Karena itu, buatlah artikel yang informatif dan tidak mengandung terlalu banyak unsur bias pada artikel tersebut.

4. Keempat, biasanya klien akan menuntut seorang content writer untuk menuliskan artikel dengan minimal 300-350 kata. Dengan jumlah sebanyak itu, seorang content writer harus mampu menggunakan berbagai teknik menulis pada artikel tersebut; misalnya membaginya ke dalam porsi urgensitas informasi menjadi penting, sangat penting, atau bahkan tidak penting. Teknik-teknik dalam mengembangkan tema dengan pola 5W + 1H mutlak diperlukan untuk menghasilkan tulisan yang sedap dipandang dan terutama enak untuk dibaca.

5. Kelima, secara umum kualitas seseorang bisa dilihat pada apa yang ditulisnya. Seorang content writer meskipun menulis untuk orang lain, harus tetap menunjukkan hasrat dan semangat ke dalam artikel-artikelnya. Bagaimana caranya? Berikan opini terkait dengan tema.

6. Keenam, kualitas penulis bisa dilihat dari penguasaan kata. Ketika seorang content writer mempunyai perbendaharaan kata yang melimpah, hal itu akan banyak membantu proses kreatif seorang penulis. Oleh karena itu, seorang content writer harus menguasai banyak kosakata untuk membuat artikelnya terkesan variatif dan tidak monoton. Terkait dengan hal ini, menggunakan kamus bahasa yang lengkap dijamin akan membantu terutama untuk penulisan artikel berbahasa asing (bahasa Inggris).

7. Yang terakhir, tetap fokus pada kualitas artikel. Tetap ingat bahwa "content is king" (BOLD), atau kualitas artikel pada akhirnya akan membawa seorang content writer menuju kesuksesan. Artikel yang orisinil, bukan sekedar copy paste akan lebih bernilai tidak hanya di mata pembaca tetapi juga mesin pencarian seperti Google.

Akan tetapi, perlu ingat bahwa semua itu butuh proses, dan proses itulah yang akan memberikan banyak pengalaman berharga bagi seorang content writer. Percayalah proses tidak akan mengkhianati hasil!

o0o

Tolong di Follow dan Like akun media sosial ku juga yaa, Dear all Bloggers...

Twitter: @samnugrohoo
Instagram: @sam.nugrohoo
Facebook: Sam Azhar
E-mail: azhar.ssc@gmail.com